Tampilkan postingan dengan label ghost. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ghost. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Juli 2016

[REVIEW] The Conjuring 2 (2016)

SINOPSIS

Ed (Patrick Wilson) dan Lorraine Warren (Vera Farmiga) memutuskan vakum sementara dari pekerjaan mengusir hantu mereka, setelah pengusiran setan yang mereka lakukan di Amityville, memperlihatkan Lorraine pada sesosok hantu biarawati yang menginginkan kematian suaminya. Vakumnya kisah mereka, ternyata harus dibatalkan karena sebuah laporan adanya kejadian berhantu yang menimpa keluarga Hodgson di Inggris. Bersama dengan kenangan buruk tersebut, Ed dan Lorraine harus berjuang bersama demi menguak teror yang merasuki tubuh anak perempuan Hodgson, Janet.

RATING
MPAA rating is R for terror and horror violence

Senin, 27 Juni 2016

[REVIEW] The Boy (2016)

SINOPSIS

Greta (Lauren Cohan) memutuskan pergi dari hubungan yang menyesakkan dari kekasihnya Cole, dengan mengambil pekerjaan sebagai babysitter untuk sebuah keluarga yang tinggal di pedalaman Inggris. Sesampainya di rumah keluarga tersebut, ia baru mengetahui bahwa anak lelaki yang akan diasuhnya adalah sebuah boneka porselen bernama Brahms, yang dianggap sebagai anak oleh Mr. dan Mrs. Hellshire. Mulanya, Greta menanggapi pekerjaan ini sebagai sebuah lelucon, dan tidak mengindahkan peraturan mengasuh Brahms. Namun, seiring waktu berlangsung, saat pasangan itu berlibur dan keluar dari rumah, Greta menyadari bahwa Brahms bukan benda mati begitu saja.

Sabtu, 27 Juni 2015

[REVIEW]The Last Will and Testament of Rosalind Leigh (2012)

SINOPSIS
Leon Leigh (Aaron Poole) adalah seorang pria muda yang kembali ke rumah ibunya yang telah wafat, Rosalind Leigh (Vanessa Redgrave). Lewat monolog yang mengantar sebagai narator, Rosalind mengajak penonton dan Leon untuk menelusuri masa lalu di rumah itu. Tentang sebuah organisasi cult yang memuja malaikat, tentang tragedi yang membuat Leon kehilangan keyakinannya, tentang kesendiriannya, dan tentang sesuatu yang masih berdiam di sudut kegelapan rumah itu.

RATING
NR. Suggested MPAA rating is PG-13 for some disturbing elements and brief strong language

Senin, 12 Januari 2015

[REVIEW]The Damned (2013)

SINOPSIS
David (Peter Facineli) datang ke Kolombia untuk menjemput anaknya Jill (Nathalia Ramos) yang tengah berlibur di Eropa bersama kedua temannya Ramon (Sebastian Martinez) dan Gina (Carolina Guerra). Tujuan David menjemput Jill sebenarnya agar ia mau menghadiri pernikahan David dengan sang kekasih Lauren (Sophia Myles) setelah sang ibu wafat. Usaha untuk mengambil paspor di kota lain justru berbuah petaka ketika mereka terkena kecelakaan dan mencari pertolongan. Bertemu dengan sebuah rumah besar yang kuno, mereka disambut Felipe (Gustavo Angarita) yang tak ramah. Semuanya justru berubah menakutkan ketika Jill dengan rasa penasarannya membongkar ruang bawah tanah rumah itu dan menemukan seorang gadis yang dikurung di dalam kotak kayu. Tak ada yang menyangka bahwa sang gadis adalah arwah kuno yang jahat.

Senin, 04 Agustus 2014

[REVIEW]Oculus (2013)

SINOPSIS
Tahun 2002, keluarga Russell pindah rumah ke 2705 Hawthorne. Bersama barang-barang mereka, sang ayah Alan Russell (Rory Cochrane) membeli sebuah cermin antik untuk dipasang di ruang kerjanya. Perlahan-lahan, kedua anak Alan, Kaylie Russell (Annalise Basso) yang berumur 13 tahun dan adiknya Tim (Garrett Ryan) melihat keanehan pada ayah mereka yang terus mengurung diri di ruang kerjanya, serta anjing mereka Mason yang bertingkah aneh. Sang ibu, Marie (Katee Sackhoff) turut melihat hal itu, terlebih karena sang suami mulai berlaku kasar. Keanehan terus berlanjut hingga orangtua mereka mulai gila. Hal ini berakhir saat Marie dibunuh suaminya sendiri, dan Alan menarik pelatuk pistol yang tengah dipegang Tim.

Tim yang tertuduh membunuh dengan sidik jarinya dibawa ke pusat rehabilitasi. 10 tahun kemudian, Tim (Brenton Thwaites) keluar dan bertemu dengan kakaknya Kaylie (Karen Gillan) yang kini sukses dan bertunangan dengan Michael Dumont (James Lafferty). Kaylie rupanya menunggu hari itu, dan mengajak Tim ke rumah lama mereka yang dulu diwariskan pada Kaylie. Demi perjanjian untuk menghancurkan cermin itu 10 tahun yang lalu, Kaylie telah mencari cermin antik itu dan melakukan sebuah penelitian dengan kamera video untuk membuktikan bahwa cermin itulah 'pelaku' sebenarnya dari kejadian 10 tahun yang lalu.

Lewat kilas balik yang bergantian, perlahan Kaylie dan Tim memasuki dunia yang berbeda, dunia yang mengembalikan sebuah mimpi buruk mereka, dan bahkan menciptakan mimpi buruk yang baru.

Jumat, 25 Juli 2014

[REVIEW] The Apparition (2012)

SINOPSIS
Kelly (Ashley Greene) dan pacarnya Ben (Sebastian Stan) tinggal bersama di sebuah rumah yang menjadi bagian perumahan baru dengan sedikit penghuni. Kemesraan mereka mulai diganti kengerian kala jamur tiba-tiba menyebar di rumah baru mereka dan kejadian-kejadian aneh lainnya. Tanpa mengetahui apapun, Kelly telah masuk ke dalam akibat eksperimen yang dilakukan Ben dan koleganya beberapa tahun yang lalu termasuk dengan Patrick (Tom Felton) untuk membuktikan kebenaran dunia spiritual. Hal itu justru mengakibatkan munculnya sesuatu yang bukan hantu maupun setan, namun memakan jiwa manusia dan perlahan merayap menuju kehidupan Kelly dan Ben, setelah upaya Patrick untuk mencoba bereksperimen yang kedua kali ternyata malah membuka kunci bagi makhluk tersebut ke dunia ini.

Selasa, 21 Januari 2014

[REVIEW] Hatchet III (2013)

SINOPSIS
Marybeth Dunston (Danielle Harris) menghancurkan wajah Victor Crowley (Kane Hodder) lewat kapak dan shotgun, yang dilengkapi dengan pembelahan tubuh yang dilakukan oleh gergaji mesin. Potongan kepala Victor Crowley dibawa Marybeth ke stasiun polisi bersama shotgun, membuat para polisi dipimpin Sheriff Fowler (Zach Galligan) menangkapnya. Cerita Marybeth tak dipercaya, tentu saja, tetapi bukti semakin kuat kala paramedis dan polisi menemukan mayat-mayat di Honey Island Swamp. Polisipun, termasuk sang Sheriff ikut terjun ke sana. Saat kepergian itu, Marybeth ditemui seorang jurnalis mantan istri Sheriff Fowler, Amanda (Caroline Williams) yang terobsesi pada penelitian mengenai eksistensi Victor Crowley. Setelah mendesak Deputi Winslow (Robert Diago), Marybeth diwawancarai Amanda, yang memberikan sebuah fakta bahwa Victor Crowley adalah repeater, yang sekalipun ia mati, pada esok malamnya ia akan bangkit lagi. Satu-satunya harapan adalah mempertemukan Victor Crowley pada sang ayah yang kini sudah mati.

Sementara itu, di Honey Island Swamp, Victor Crowley bangkit kembali di kapal paramedis yang mengangkut mayatnya. Iapun kembali membunuh semua orang, dan tim SWAT yang dipimpin oleh Hawes (Derek Mears) berusaha memburu Victor Crowley. Berkat bujukan Amanda, Deputi Winslow mengantarkannya dan Marybeth untuk menemui sepupu Victor Crowley yang mempunyai abu Thomas Crowley, Abbott McMullen. Pada saat seperti itu, Marybeth tak punya jalan lain untuk selamat kecuali menyerahkan abu itu pada Victor Crowley secara langsung, untuk mengakhiri rentetan kejadian berdarah di Honey Island Swamp.

[REVIEW] Hatchet II (2010)

SINOPSIS
Marybeth Dunston (Danielle Harris) berhasil selamat dari cengkraman Victor Crowley di rawa dan diselamatkan oleh orang tua aneh yang tinggal di Honey Island Swamp itu, John Cracker. Ketika John mengetahui bahwa Marybeth adalah anak Samson Dunston, ia langsung mengusirnya keluar, memberinya petunjuk bila ingin mengetahui tentang apa yang sebenarnya terjadi, bertanyalah pada Reverend Zombie (Tony Todd) yang mengelola sebuah toko voodoo.

Di kota, Marybeth mendapat cerita tambahan tentang legenda Victor Crowley dari Zombie. Ternyata ayahnya, pamannya, dan seseorang bernama Trent-lah yang telah melemparkan petasan ke rumah Victor Crowley. Victor Crowley sebenarnya hasil dari hubungan Thomas dan perawat sang istri yang menderita kanker. Ketika sang istri meninggal, ia melancarkan kutukan kepada anak yang dikandung perawat itu. 

Akhirnya, Lewat sebuah ancaman melaporkan Zombie tentang tur rawanya yang ilegal, Zombie mau mengantarkan Marybeth untuk membawa mayat ayah dan kakaknya, asal ia mau membawa pamannya turut serta. Setelah menjebak para pemburu dengan iming-iming uang, akhirnya Marybeth, sang paman Bob (Tom Holland), Zombie, kakak Shawn, Justin, dan sekelompok pemburu termasuk Trent masuk ke rawa itu untuk memastikan daerah itu aman dan tambahan bila berhasil mendapatkan kepala Victor Crowley.

Rencana Zombie ternyata berbeda dengan apa yang dipikirkan Marybeth yang bermaksud ingin membunuh Victor Crowley, sementara itu sesuai yang diinginkan kala malam tiba, semua orang terpencar dan tentu saja, kali ini Victor Crowley akan kembali.

Selasa, 07 Januari 2014

[REVIEW] Haunted (1995)

SINOPSIS
David Ash (Aidan Quinn) adalah seorang profesor di bidang Parapsikologi yang tak memercayai adanya dunia mistis. Konsentrasinya pada hal tersebut disebabkan sejak ia kecil, ia dihantui perasaan bersalah karena tak bisa menolong adiknya Juliet. Banyak orang yang memintanya untuk mengungkap fenomena mistis yang ada, termasuk keluarga Mariell dari Sussex, daerah dimana David tinggal ketika kecil. Ia berangkat dan bertemu dengan tiga bersaudara; Christina (Kate Beckinsale) yang menawan, Simon (Alex Lowe) yang suka jahil, dan Robert (Anthony Andrews) yang serius. Undangan ke rumah Edbrook House itu rupanya untuk menenangkan nanny mereka yang telah lanjut, Nanny Tess (Anna Massey) yang mengklaim selalu melihat Mrs. Mariell di rumah tersebut, menghantuinya. Di tengah ketertarikan David pada Christina, di tengah penampakan Juliet yang semakin sering, dan di tengah keanehan-keanehan yang terjadi di Edbrook House, ada sesuatu yang tengah mengancam David.

Senin, 30 Desember 2013

[REVIEW]Di Sini Ada yang Mati (2013)

SINOPSIS
Lydia, Jasmine, dan Sarah adalah ketiga sahabat yang akan merayakan 10 tahun persahabatan mereka di sebuah vila milik pacar Lydia, Christian. Sejak masuk ke vila itu, mereka mulai melihat banyak keanehan dan kejanggalan. Apakah yang sebenarnya terjadi di vila itu?

Senin, 23 Desember 2013

[REVIEW]The Last Exorcism Part II (2013)

SINOPSIS
Nell Sweetzer (Ashley Bell) berhasil menyelamatkan diri dari sekte pemuja Abalam dan menemukan hidup baru di sebuah rumah penampungan untuk anak-anak perempuan dengan pekerjaan baru sebagai cleaning service sebuah motel. Kebahagiaannya tak berlangsung lama tatkala setan yang dulu mengincarnya masih mengikuti dirinya, dan ternyata.... mencintainya.

Senin, 16 Desember 2013

[REVIEW]The Woman in Black (2012)

SINOPSIS
Arthur Kipps (Daniel Radcliffe) adalah seorang pengacara yang diutus oleh firmanya untuk menuntaskan penjualan Eel Marsh House yang berada di daerah terpencil Inggris. Ia meninggalkan anaknya Joseph dan nanny-nya untuk nanti menyusulnya. Keberadaannya di tempat itu rupanya tidak disambut baik oleh orang-orang, terutama setelah mengetahui kedatangan Arthur untuk Eel Marsh House, yang bersamaan dengan itu ia juga harus mengetahui kisah di balik The Woman in Black, seorang wanita yang kehadirannya selalu muncul ketika anak-anak secara misterius meninggal. Tiba-tiba, ia juga harus mengungkapnya sebelum ia kehilangan anaknya.

Sabtu, 14 Desember 2013

[REVIEW]The Conjuring (2013)

SINOPSIS:
Carolyn dan Roger Perron pindah ke sebuah rumah di Rhode Island di tahun 1971 bersama kelima putrid mereka. Lambat laun, mereka diganggu oleh sesuatu yang tak bisa dijelaskan. Ed dan Lorraine Warren adalah suami istri yang ahli menangani hal-hal supranatural dan baru saja mengadakan sebuah seminar yang dihadiri Carolyn. Carolyn meminta mereka untuk menyelesaikan apa yang sebenarnya terjadi di rumah itu. Ini adalah sebuah film berdasarkan kisah nyata yang dialami oleh pasangan Warren dan keluarga Perron. Sebuah kasus yang dirahasiakan dari pengalaman mereka selama bertahun-tahun.

The Awakening (2011)

SINOPSIS
1921. Florence Cathcart (Rebecca Hall) adalah seorang wanita yang berusaha membongkar kejadian-kejadian spiritual bohongan yang terjadi di era antara Perang Dunia I setelah depresi atas meninggalnya sang suami di perang tersebut. Suatu hari, Robert Mallory (Dominic West) seorang guru dari sekolah asrama di luar London, memintanya untuk menyelesaikan suatu kasus munculnya hantu di sekolahnya yang mengakibatkan seorang siswa bernama Walter Portman meninggal. Florence pun pergi untuk mencari tahu dibantu oleh maid sekolah tersebut, Maud (Imelda Staunton) di saat sekolah tersebut hendak mengadakan liburan panjang bersama Tom, anak yang kesepian karena orangtuanya di India. Kehadirannya rupanya memicu banyak kejadian-kejadian yang semakin tak bisa dijelaskan, hingga akhirnya mau tidak mau, Florence harus menghadapi kenyataan yang menghubungkannya dengan sekolah asrama itu.

RATING
Rated R for some violence and sexuality/nudity

REVIEW

Entah mengapa saya mau menonton film asal Inggris yang dibesut oleh Nick Murphy ini. Pasalnya mudah saja, saya kurang mempunyai tendensi untuk menonton film horor yang ada di era jadul. Lihat saja The Woman in Black, saya tidak tahu kapan saya kira-kira akan tertarik menontonnya. Adanya review film ini di sini pun juga karena kebetulan lagi mengunjungi situs torrent YIFY untuk mencari film horor yang bagus apa. Saya cukup ketagihan nonton sejak diimbuhi Dark Skies dan 11-11-11.
Film ini dibuka dengan revealing Florence terhadap satu kejadian spiritual bohong-bohongan. Kayaknya itu memang sengaja dibuat kayak buat orang yang merindukan anaknya bisa "bertemu", sampai ditabok si Florence-nya. Kemudian, film berlangsung mengenalkan kita pada sosok Florence. Di sini, saya merasa Florence adalah seorang gadis yang sepertinya kurang sopan (terlalu heroine dan aktif) untuk masa itu. Tahu, kan, di masa-masa perempuan zaman dulu yang tak tersentuh dan terhormat (hingga akhirnya mulai datang gelombang rok mini yang mengubah semuanya) dan Rebecca Hall mampu membawakan kita pada sosok Florence yang kuat dan rapuh tanpa diminta. Lewat hisapan rokoknya (yang kelihatannya malah cuma dia) dan wajahnya, kita seakan diperkenalkan pada sosok wanita yang mencoba tegar, namun di saat yang sama ia tidak menegarkan dirinya sendiri.
Durasi 107 menit pun mengalir, kita mulai dicekoki ambience menyeramkan dari sekolah asrama ini, semuanya terlihat kaku, namun entah mengapa kok saya merasakan semuanya terasa tempelan saja? Mungkin karena saya tak kunjung melihat hantunya. Akhirnya, saya meliht hantunya yang... errr.... aneh? Saya tidak bisa bilang lebih lagi, tapi ternyata film ini berasal dari anak kecil dengan wajah yang aneh sepanjang film berlangsung. Sungguh menyungguh, deh.

Intensitas film yang semakin lama menegangkan, seakan lewat percuma menurut saya, memang sesekali kita dibuat terkagum-kagum (terutama di adegan diorama sekolah asrama itu, menurut saya itu adegan yang keren). Saat yang lain, kita malah harus menelan juga arti dari kesepian, yang memang sangat cocok ditunjukkan di film yang agak drama, sekaligus kaku dan sepi. Saya tidak bisa bilang ini adalah film yang bagus, bayangkan saja kalau anda menonton film horor hantu-hantuan tanpa suspense dan rasa penasaran tinggi. Kita pun tidak diajak untuk menelusuri jejak-jejak kenapa hantu ini bisa muncul. Yah... kalau zaman sekarang, kita lihat semua orang menggunkan internet untuk melacak, jadi di film ini hanya bisa menerangkan secara langsung.
Hal berikutnya yang menjadi masalah adalah munculnya beberapa adegan kekerasan dan nuditas yang muncul. Halo? Ini filmnya jadi rusak karena hal itu. Tau nggak? Saya rasa, entah mengapa adegan itu ada dan malah jadi lumayan lama. Saya menyatakan hal itu cukup mengganggu saya untuk bisa menonton dengan tenang. Saya sih mengharapkan film yang sopan, dan film ini menurut saya ingin menjual? Eh, saya juga tidak terlalu paham.
Siapapun yang melihat still ini akan mengira ini dari I Spit On Your Grave 3

Hei, saya memperhatikan, film ini rilis di 11-11-11. Kalau begitu setelah ini saya akan masukkan review film 11-11-11 deh. Jadi, rupanya banyak orang dari berbagai bidang yang mengincar tanggal tersebut ya? Tahun 2011 sepertinya menyenangkan untuk film horor. 

Setelah film mulai ditutup dengan twist, termasuk si Tom yang ternyata hantu dan sebagainya, saya mulai mengerutkan kening, saya mau putar kembali film ini tapi kok malas rasanya. Jadinya film ini agak memaksakan akhirnya, dengan meminta kepada penonton untuk mengerti bahwa akhirnya hantu itu memang bisa dilihat (dan tidak dipersepsikan berbeda oleh satu orang dengan orang lain). Ya, ya, seandainya saya lebih expect sama film ini, saya juga akan menyukai akhirnya (bahkan ke akhirnya yang bahagia itu, aneh sekali bisa melihat akhir bahagia dari film hantu, saya terpengaruh film Ju-On soalnya). Pribadi, saya kurang suka ending yang akhirnya menghubungkan antara si tokoh utama dengan apa yang dia investigasi, bagi saya itu jadi sesuatu yang mencoba memperbolehkan karena tidak bisa menemukan akhir yang lebih baik. Saya saja mengira kalau ternyata si Florence meninggal pas itu sekolah asrama masih rumahnya, namun ternyata tidak. Fiuh.. jadi lumayan sebel dengan akhir yang mencocokkan itu.

Menurut saya, film ini mempunyai linear yang sama dengan The Number 23, bilang saja kamu amnesia atau terkena motivated forgetting (tuh kan, muncul lagi istilah psikologinya), dan voila, jadilah sebuah misteri. Yah... setidaknya lebih baik daripada orang menyadari kalau dia sudah mati, formula The Sixth Sense yang diulang-ulang. Oke, keep working Inggris dalam menciptakan film-film horor! Saya lupa apa ya film horor Inggris yang bagus? Saya takut nanti mereka seperti Korea Selatan dalam pertempurannya dengan Jepang masalah horor, Korea Selatan muncul dengan film-film yang art dan menurut saya sangat banyak yang membosankan.
60%