Tampilkan postingan dengan label mystery. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mystery. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Juli 2016

[REVIEW] The Conjuring 2 (2016)

SINOPSIS

Ed (Patrick Wilson) dan Lorraine Warren (Vera Farmiga) memutuskan vakum sementara dari pekerjaan mengusir hantu mereka, setelah pengusiran setan yang mereka lakukan di Amityville, memperlihatkan Lorraine pada sesosok hantu biarawati yang menginginkan kematian suaminya. Vakumnya kisah mereka, ternyata harus dibatalkan karena sebuah laporan adanya kejadian berhantu yang menimpa keluarga Hodgson di Inggris. Bersama dengan kenangan buruk tersebut, Ed dan Lorraine harus berjuang bersama demi menguak teror yang merasuki tubuh anak perempuan Hodgson, Janet.

RATING
MPAA rating is R for terror and horror violence

Kamis, 30 Juni 2016

[REVIEW] Now You See Me 2 (2016)

SINOPSIS

Four Horsemen kembali melakukan comeback stage-nya untuk menguak rahasia jahat di peluncuran ponsel pintar Octa. Kini beranggotakan Merritt (Woody Harrelson), Danny (Jesse Eisenberg), Jack (Dave Franco), dan anggota baru mereka Lula (Lizzy Caplan), dan dipimpin oleh Dylan (Mark Ruffalo) yang juga agen FBI, justru diungkapkan identitas mereka oleh seseorang. Usaha kaburnya Four Horsemen, malah berakhir di kota Makau secara tiba-tiba. Kebingungan, mereka digiring adik kembar Merritt, Chase, untuk bertemu dengan seorang saintis bernama Walter Marby (Daniel Radcliffe) yang meminta Four Horsemen untuk mencuri chip ponsel tersebut yang akan dilelang di pasar gelap. Dalam upaya kebingungan dan di luar kendali, Dylan yang masih berada di Amerika Serikat, terpaksa membantu Thaddeus (Morgan Freeman), saingan ayahnya yang berhasil ia jebloskan ke penjara, untuk menyelamatkan Four Horsemen.

RATING

MPAA rating is PG-13 for violence and some language

Rabu, 29 Juni 2016

[REVIEW] Resolution (2012)

SINOPSIS

Michael, seorang desainer grafis yang tengah menunggu kelahiran bayinya bersama sang istri, mendapatkan sebuah surat elektronik yang berisi video kegilaan teman lamanya, Chris, yang terjebak dalam kecanduan obat terlarang di sebuah daerah lembah gunung yang terpencil. Michael mengira itu tanda untuknya dan berusaha membantu Chris agar mau dibawa ke tempat rehabilitasi. Usaha tersebut menjadi semakin sulit, ketika sekumpulan video yang merekam kegiatan mereka, tiba-tiba saja muncul di tempat yang tidak diduga. Bersama, Michael dan Chris harus mencoba menerka apa akhir dari cerita mereka.

RATING

Not Rated (suggested MPAA rating is R for pervasive language and drug use

Senin, 27 Juni 2016

[REVIEW] The Boy (2016)

SINOPSIS

Greta (Lauren Cohan) memutuskan pergi dari hubungan yang menyesakkan dari kekasihnya Cole, dengan mengambil pekerjaan sebagai babysitter untuk sebuah keluarga yang tinggal di pedalaman Inggris. Sesampainya di rumah keluarga tersebut, ia baru mengetahui bahwa anak lelaki yang akan diasuhnya adalah sebuah boneka porselen bernama Brahms, yang dianggap sebagai anak oleh Mr. dan Mrs. Hellshire. Mulanya, Greta menanggapi pekerjaan ini sebagai sebuah lelucon, dan tidak mengindahkan peraturan mengasuh Brahms. Namun, seiring waktu berlangsung, saat pasangan itu berlibur dan keluar dari rumah, Greta menyadari bahwa Brahms bukan benda mati begitu saja.

Sabtu, 27 Juni 2015

[REVIEW]The Last Will and Testament of Rosalind Leigh (2012)

SINOPSIS
Leon Leigh (Aaron Poole) adalah seorang pria muda yang kembali ke rumah ibunya yang telah wafat, Rosalind Leigh (Vanessa Redgrave). Lewat monolog yang mengantar sebagai narator, Rosalind mengajak penonton dan Leon untuk menelusuri masa lalu di rumah itu. Tentang sebuah organisasi cult yang memuja malaikat, tentang tragedi yang membuat Leon kehilangan keyakinannya, tentang kesendiriannya, dan tentang sesuatu yang masih berdiam di sudut kegelapan rumah itu.

RATING
NR. Suggested MPAA rating is PG-13 for some disturbing elements and brief strong language

Senin, 12 Januari 2015

[REVIEW]The Damned (2013)

SINOPSIS
David (Peter Facineli) datang ke Kolombia untuk menjemput anaknya Jill (Nathalia Ramos) yang tengah berlibur di Eropa bersama kedua temannya Ramon (Sebastian Martinez) dan Gina (Carolina Guerra). Tujuan David menjemput Jill sebenarnya agar ia mau menghadiri pernikahan David dengan sang kekasih Lauren (Sophia Myles) setelah sang ibu wafat. Usaha untuk mengambil paspor di kota lain justru berbuah petaka ketika mereka terkena kecelakaan dan mencari pertolongan. Bertemu dengan sebuah rumah besar yang kuno, mereka disambut Felipe (Gustavo Angarita) yang tak ramah. Semuanya justru berubah menakutkan ketika Jill dengan rasa penasarannya membongkar ruang bawah tanah rumah itu dan menemukan seorang gadis yang dikurung di dalam kotak kayu. Tak ada yang menyangka bahwa sang gadis adalah arwah kuno yang jahat.

Jumat, 25 Juli 2014

[REVIEW] The Apparition (2012)

SINOPSIS
Kelly (Ashley Greene) dan pacarnya Ben (Sebastian Stan) tinggal bersama di sebuah rumah yang menjadi bagian perumahan baru dengan sedikit penghuni. Kemesraan mereka mulai diganti kengerian kala jamur tiba-tiba menyebar di rumah baru mereka dan kejadian-kejadian aneh lainnya. Tanpa mengetahui apapun, Kelly telah masuk ke dalam akibat eksperimen yang dilakukan Ben dan koleganya beberapa tahun yang lalu termasuk dengan Patrick (Tom Felton) untuk membuktikan kebenaran dunia spiritual. Hal itu justru mengakibatkan munculnya sesuatu yang bukan hantu maupun setan, namun memakan jiwa manusia dan perlahan merayap menuju kehidupan Kelly dan Ben, setelah upaya Patrick untuk mencoba bereksperimen yang kedua kali ternyata malah membuka kunci bagi makhluk tersebut ke dunia ini.

Selasa, 07 Januari 2014

[REVIEW] Haunted (1995)

SINOPSIS
David Ash (Aidan Quinn) adalah seorang profesor di bidang Parapsikologi yang tak memercayai adanya dunia mistis. Konsentrasinya pada hal tersebut disebabkan sejak ia kecil, ia dihantui perasaan bersalah karena tak bisa menolong adiknya Juliet. Banyak orang yang memintanya untuk mengungkap fenomena mistis yang ada, termasuk keluarga Mariell dari Sussex, daerah dimana David tinggal ketika kecil. Ia berangkat dan bertemu dengan tiga bersaudara; Christina (Kate Beckinsale) yang menawan, Simon (Alex Lowe) yang suka jahil, dan Robert (Anthony Andrews) yang serius. Undangan ke rumah Edbrook House itu rupanya untuk menenangkan nanny mereka yang telah lanjut, Nanny Tess (Anna Massey) yang mengklaim selalu melihat Mrs. Mariell di rumah tersebut, menghantuinya. Di tengah ketertarikan David pada Christina, di tengah penampakan Juliet yang semakin sering, dan di tengah keanehan-keanehan yang terjadi di Edbrook House, ada sesuatu yang tengah mengancam David.

Selasa, 31 Desember 2013

[COMPARE!] The Haunting 1963 {VS} The Haunting 1999

Yeah, di malam tahun baru menurut kalender Gregorian ini, saya akan berusaha membawakan sebuah rubrik baru dalam blog saya, yakni COMPARE! Rubrik COMPARE! adalah sebuah rubrik yang digunakan untuk membandingkan satu karya dengan karya yang lain baik itu merupakan remake, back to back, sekuel, ataupun yang bertipe sama. Kali ini kita akan membahas salah satu film horor yang cukup diminati, yaitu film The Haunting.

Minggu, 29 Desember 2013

[REVIEW]House of Usher (1960)

SINOPSIS
Philip Winthrop pergi dari Boston menuju daerah terpencil di New England untuk bertemu dengan tunangannya, Madeline Usher dengan maksud mengajaknya kembali ke Boston dan menikah. Philip menuju kediaman Usher yang berada di tengah rawa. Keberadaannya di sana rupanya kurang diterima mulai dari pelayan Usher, Bristol dan terutama kakak Madeline, Roderick Usher yang berkata bahwa keluarga Usher adalah keluarga yang terkutuk dan mati dalam kegilaan mereka, dan tak seharusnya Philip memperjuangkan Madeline. Tatkala Philip akhirnya bersikeras untuk menginap di rumah itu, ia harus menghadapi konsekuensi mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di rumah Usher.

Sabtu, 28 Desember 2013

[REVIEW]Eyes Wide Shut (1999)

SINOPSIS
Dr. William "Bill" Harford (Tom Cruise) baru saja mengetahui di tengah kehidupan perkawinannya dengan sang istri Alice (Nicole Kidman) pernah satu kali hampir melakukan affair. Hal tersebut memicunya untuk bermain affair juga. Di malam itu, ia tertuntun hingga memasuki sebuah perkumpulan rahasia dimana semua orang melakukan ritual hubungan badan dan... bertopeng.

Kamis, 26 Desember 2013

[REVIEW]Room 237 (2012)

SINOPSIS
Apa jadinya jika sebuah film tak hanya sebuah film? Apa jadinya bila ternyata, film The Shining yang terkenal itu menyimpan banyak petunjuk mengenai pendaratan bulan bohongan? Apa jadinya bila ternyata film The Shining bercerita mengenai genosida? Apa jadinya bila ternyata banyak hal aneh yang disengaja? Inilah Room 237, perjalanan mengeksplorasi Stanley Kubrick, salah seorang sutradara jenius yang menyutradarai film ini, salah satu film paling mengerikan sepanjang masa.

Minggu, 22 Desember 2013

[REVIEW]The Birds (1963)

SINOPSIS
Seorang sosialita bernama Melanie Daniels (Tippi Hedren) bertemu dan mulai tertarik pada seorang pengacara bernama Mitch Brenner (Rod Taylor) di sebuah toko burung di San Francisco. Melanie memutuskan untuk membuat kejutan berupa lovebirds yang mereka bahas di toko burung, dan membawanya ke rumah asal Mitch di Bodega Bay, tempat Mitch biasa berakhir pekan. Di Bodega Bay, kemudian mulai muncul serangan-serangan pada kota tersebut oleh burung-burung tanpa alasan yang jelas. Mungkinkah mereka selamat?

[REVIEW]House at the End of the Street (2012)

SINOPSIS
Elissa Cassidy (Jennifer Lawrence) dan ibunya Sarah Cassidy (Elisabeth Shue) yang baru saja pindah ke sebuah kota kecil setelah Sarah dan suaminya bercerai. Mereka tinggal di pinggiran kota tersebut, tepatnya di sebelah rumah yang ternyata dulu pernah terjadi sebuah tragedi pembunuhan. Segera Elissa menyadari bahwa rumah itu tidak kosong, melainkan ditempati anak dari pasangan yang terbunuh, Ryan Jacobson (Max Theriot). Orangtuanya dibunuh oleh adik Ryan sendiri, Carrie Ann yang kini tubuhnya tak pernah ditemukan. Seluruh misteri yang melingkupi rumah itu membuat orang-orang ingin menjauh darinya, hingga di tengah hujan mendadak Elissa menerima tumpangan mobil Ryan...

The Last Exorcism (2010)

SINOPSIS
Pendeta bernama Cotton Marcus mengalami degradasi keimanan tatkala anaknya lahir tidak dalam kondisi yang baik. Kehidupannya sebagai pendeta yang menyenangkan sekaligus ahli pengusir setan (exorcism, secara Kristen) ia rasa begitu normatif. Untuk mengakhiri semuanya, ia memutuskan untuk membuat sebuah film dokumenter yang akan menceritakan seluruh pengusiran setan yang dilakukannya bahwa itu hanyalah tipuan, karena Cotton merekayasa semuanya agar orang-orang yang merasa kerasukan merasa lebih baik. Pengusiran setannya akan dilakukan pada seorang gadis bernama Nell yang hidup bersama ayahnya Louis dan kakaknya Caleb di sebuah pertanian. Sayangnya, tak ada yang tahu setelah semua dilakukan, Nell tiba-tiba mendatangi motel Cotton dan kru film Iris dan Daniel pada tengah malam....

RATING
PG-13 for disturbing violent content and terror, some sexual references and thematic material

REVIEW
Saya mempunyai satu komplain untuk film ala ala found footage begini, plis deh kenapa sih harus ada orang yang nampol kameranya. Buset banget, gue kan jadi kaget. Film The Last Exorcism merupakan film keluaran 2010 yang sempat terkenal. Banyak faktor yang mengakibatkan hal ini terjadi, mulai dari produsernya si Eli Roth hingga maraknya film-film eksorsisme di Amerika pada era tersebut. Waktu film ini ada, saya masih di asrama, jadi tak terlalu dapat mengikuti film ini dengan baik. Baru saat sekarang, karena melihat penghargaan Empire Awards dalam Best Horror.

Saya mau mengakui kalau saya tidak terlalu tertarik pada film ini, karena semuanya terasa sama saja, hanya perbedaannya kita bisa melihat film pengusiran setan secara betul-betul live. Semua orang selalu suka pada found footage seperti ini. Kita dibawa pada kehidupan Cotton yang begitu menyenangkan, yang ternyata ia sembunyikan dengan baik itu dia punya keimanan yang rusak. Saya juga jadi memahami kalau di Amerika Serikat mempunyai sekte yang sangat banyak, karena kelihatannya mereka punya banyak pandangan terhadap agama mereka sendiri. Oke, pergi saja.

Film ini berjalan dengan mulus, kita dihadapkan pada guratan emosional yang dialami Cotton, dan ketidakseriusan yang ia jalani saat melakukan pengusiran setan. Yah... semua bisa dibilang terasa begitu mudah. Kita diajak seperti di Reportase Investigasi saat Cotton mengungkapkan trik-trik yang ia buat untuk proses pengusiran setan. Saya tidak terlalu tahu cara kerja kamera profesional begitu, namun bagaimana caranya dia bisa langsung membuat ada editan? 

Keluarga Louis juga diperkenalkan seadanya. Kita langsung dikagetkan tingkah Caleb yang main tipu, lemparin tanah ke mobil Cotton. What's wrong? Kita menganggap kalau dia sedikit skeptis sama yang dilakukan oleh bapaknya, memanggil untuk adiknya seorang exorcist. Mungkin semuanya jadi terasa terlihat dibuat-buat. Oh ya, saat kita menuju tempat keluarga ini, kita juga diberitahu oleh Cotton mengenai analisis "gangguan" berdasarkan demografi dan sejarah dari daerah tersebut. Ya... setidaknya untuk jadi "penyereman" lah.

Untuk melaksanakan pengusiran setan bohong-bohongan, setidaknya sudah setengah durasi dari 87 menit dimakan. Well... tampaknya kita sudah cukup dalam untuk memahami Cotton orangnya seperti apa. Semua menjadi semakin menegangkan ketika Nell ujug-ujug sudah di motel tempat Cotton dan kawan-kawan menginap. Walaupun PG-13 (atau mungkin saya menonton versi unrated atau uncut) tapi saya selalu khawatir kalau gadis yang habis kerasukan begini mulutnya mangap. Ingat kejadian di Keramat? Ingat kejadian di... (mana lagi, ya?) pokoknya begitu deh.Si Nell ini mulai menggigit imut lengan Iris. Ya ampun... kenapa dia ini. Akhirnya dia dibawa ke rumah sakit. 
Di sini, kendati footage kita diajak untuk berpikir, sebenarnya apa yang terjadi? Entah Cotton membuka asal buku mengenai setan berbahasa Latinnya atau tidak, nama setan yang merasuki Nell adalah Abalam. Jadi ketika Louis diterangkan Cotton apa yang merasuki Nell, Cotton menjawab namanya Abalam. Loh kok bisa-bisanya pas si Nell di-exorcism untuk yang kedua kali si setannya bisa pas namanya Abalam? Saya nggak terlalu ngerti bagian itu tuh. 

Kita juga mulai diberi suspense, Cotton mendatangi gereja terdekat dan bertanya pada pastor di situ (apa sih bedanya pastor dan pendeta?). Dibilang, Nell tak pernah masuk ke sekolah minggu sudah dua setengah tahun lamanya, di sini langsung kerasa. Wah, ada apa-apa ini dengan si Louis. Nah, ketika sampai lagi di pertanian, si Caleb wajahnya disobek pakai pisau! Cukup gore, ini betul PG-13? 

Sisi sinematografi dalam film ini yang berasal dari ala dokumenter membuat kita merasa nyaman untuk menontonnya. Sayangnya, adegan orang-jahat-nampol-kamera kejadian lagi. Eh suwer apa harus semua sinematografer itu kepo ya? Bisa nggak sih yang sadar diri? Caleb pun diantarkan Louis ke rumah sakit sementara kru film dan Cotton menjaga rumah. Saat itulah kita baru disajikan horor yang sebenarnya. Mungkin yang paling mengganggu ketika Nell yang lagi kerasukan ngambil kamera dan membawanya ke lumbung, kemudian merekam kejadian ia membunuh kucing (eh, menghantamkannya ke dinding). 
Suspense bertambah saat kita tahu kenyataan bahwa Nell hamil! Kehamilannya ini dibilang oleh si Louis bukan karena manusia, dan tentu saja kita tak percaya begitu saja (setelah begitu banyak terpapar oleh pemikiran Cotton). Terlebih catatan Caleb "Don't leave her with him alone" yang membuat kita tergugah, ada apa sebenarnya? 

Setelah Nell selesai diusir setan dari dalam (yang tentu setelah adegan akrobatik yang selalu muncul dalam film beginian), yang mengaku namanya Abalam, berikut tetek bengek khas ngusir setan, akhirnya Nell pun dapat disembuhkan dan iman Cotton kembali. Ketika mereka pergi, sempat berusaha mengulik keterangan lebih lanjut tentang Logan, cowok di kafe yang (menurut pengakuan Nell) telah menghamilinya. Pas dikonfirmasi dan ternyata itu orang homoseks, saya langung waa........ Ada apaan nih, si Nell? Langsung dah kita dipaparin kejutan di akhir yang menyatakan bahwa....
Nah, pada tahap ini saya nggak tahu mau kasih tau atau tidak. Pasalnya, kejutannya memang keren banget. Saya ceritain klunya saja. Ternyata, semua yang telah diberitahukan itu semuanya twisted, saya langsung mikir anjirrrr.... ini sebenarnya satu kejutan yang sering dipakai sih, namun nggak nyangka kalau dari tadi itu kita banyak dikasih tahu tentang kejutan itu. Pemahaman saya tentang Louis berubah 180 derajat. Memang sih, akhirnya kurang bahagia, ketika apa yang digambar Nell mengenai Cotton, Iris, dan Daniel menjadi kenyataan. 

Satu hal yang lupa saya katakan adalah musiknya. Musik yang diperdengarkan di beberapa adegan menurut saya terlalu memaksakan, karena bukankah film begini yang perlu ditambahin cuma efek suara? Saya suka sekali dengan REC maupun Keramat yang memang menampilkan apa adanya. Munculnya musik dalam mockumentary seperti sebuah pengotoran terhadap kreativitas. Walaupun, memang sih kita jadi kurang terbimbing suasananya.

Untuk cerita, sayangnya, ada beberapa cerita yang terasa bolong, bagaimana caranya ini si Abalam yang kayaknya dibilang ngasal oleh si Cotton bisa jadi begitu besar, bahkan sampai ada sekte pemuja Abalam? Saya bingung, jadinya. Terus, apa gunanya itu bayi dilempar ke api? Ya... beginilah mockumentary, kita harus menambal sisa penasaran kita sendiri. Tapi, saya menyarankan bagi kalian yang senang twist begini, nontonlah film ini. Setidaknya, agar bisa menikmati sensasi kamera ditampol.
76%

Senin, 16 Desember 2013

[REVIEW]The Woman in Black (2012)

SINOPSIS
Arthur Kipps (Daniel Radcliffe) adalah seorang pengacara yang diutus oleh firmanya untuk menuntaskan penjualan Eel Marsh House yang berada di daerah terpencil Inggris. Ia meninggalkan anaknya Joseph dan nanny-nya untuk nanti menyusulnya. Keberadaannya di tempat itu rupanya tidak disambut baik oleh orang-orang, terutama setelah mengetahui kedatangan Arthur untuk Eel Marsh House, yang bersamaan dengan itu ia juga harus mengetahui kisah di balik The Woman in Black, seorang wanita yang kehadirannya selalu muncul ketika anak-anak secara misterius meninggal. Tiba-tiba, ia juga harus mengungkapnya sebelum ia kehilangan anaknya.

Sabtu, 14 Desember 2013

[REVIEW]The Conjuring (2013)

SINOPSIS:
Carolyn dan Roger Perron pindah ke sebuah rumah di Rhode Island di tahun 1971 bersama kelima putrid mereka. Lambat laun, mereka diganggu oleh sesuatu yang tak bisa dijelaskan. Ed dan Lorraine Warren adalah suami istri yang ahli menangani hal-hal supranatural dan baru saja mengadakan sebuah seminar yang dihadiri Carolyn. Carolyn meminta mereka untuk menyelesaikan apa yang sebenarnya terjadi di rumah itu. Ini adalah sebuah film berdasarkan kisah nyata yang dialami oleh pasangan Warren dan keluarga Perron. Sebuah kasus yang dirahasiakan dari pengalaman mereka selama bertahun-tahun.

The Awakening (2011)

SINOPSIS
1921. Florence Cathcart (Rebecca Hall) adalah seorang wanita yang berusaha membongkar kejadian-kejadian spiritual bohongan yang terjadi di era antara Perang Dunia I setelah depresi atas meninggalnya sang suami di perang tersebut. Suatu hari, Robert Mallory (Dominic West) seorang guru dari sekolah asrama di luar London, memintanya untuk menyelesaikan suatu kasus munculnya hantu di sekolahnya yang mengakibatkan seorang siswa bernama Walter Portman meninggal. Florence pun pergi untuk mencari tahu dibantu oleh maid sekolah tersebut, Maud (Imelda Staunton) di saat sekolah tersebut hendak mengadakan liburan panjang bersama Tom, anak yang kesepian karena orangtuanya di India. Kehadirannya rupanya memicu banyak kejadian-kejadian yang semakin tak bisa dijelaskan, hingga akhirnya mau tidak mau, Florence harus menghadapi kenyataan yang menghubungkannya dengan sekolah asrama itu.

RATING
Rated R for some violence and sexuality/nudity

REVIEW

Entah mengapa saya mau menonton film asal Inggris yang dibesut oleh Nick Murphy ini. Pasalnya mudah saja, saya kurang mempunyai tendensi untuk menonton film horor yang ada di era jadul. Lihat saja The Woman in Black, saya tidak tahu kapan saya kira-kira akan tertarik menontonnya. Adanya review film ini di sini pun juga karena kebetulan lagi mengunjungi situs torrent YIFY untuk mencari film horor yang bagus apa. Saya cukup ketagihan nonton sejak diimbuhi Dark Skies dan 11-11-11.
Film ini dibuka dengan revealing Florence terhadap satu kejadian spiritual bohong-bohongan. Kayaknya itu memang sengaja dibuat kayak buat orang yang merindukan anaknya bisa "bertemu", sampai ditabok si Florence-nya. Kemudian, film berlangsung mengenalkan kita pada sosok Florence. Di sini, saya merasa Florence adalah seorang gadis yang sepertinya kurang sopan (terlalu heroine dan aktif) untuk masa itu. Tahu, kan, di masa-masa perempuan zaman dulu yang tak tersentuh dan terhormat (hingga akhirnya mulai datang gelombang rok mini yang mengubah semuanya) dan Rebecca Hall mampu membawakan kita pada sosok Florence yang kuat dan rapuh tanpa diminta. Lewat hisapan rokoknya (yang kelihatannya malah cuma dia) dan wajahnya, kita seakan diperkenalkan pada sosok wanita yang mencoba tegar, namun di saat yang sama ia tidak menegarkan dirinya sendiri.
Durasi 107 menit pun mengalir, kita mulai dicekoki ambience menyeramkan dari sekolah asrama ini, semuanya terlihat kaku, namun entah mengapa kok saya merasakan semuanya terasa tempelan saja? Mungkin karena saya tak kunjung melihat hantunya. Akhirnya, saya meliht hantunya yang... errr.... aneh? Saya tidak bisa bilang lebih lagi, tapi ternyata film ini berasal dari anak kecil dengan wajah yang aneh sepanjang film berlangsung. Sungguh menyungguh, deh.

Intensitas film yang semakin lama menegangkan, seakan lewat percuma menurut saya, memang sesekali kita dibuat terkagum-kagum (terutama di adegan diorama sekolah asrama itu, menurut saya itu adegan yang keren). Saat yang lain, kita malah harus menelan juga arti dari kesepian, yang memang sangat cocok ditunjukkan di film yang agak drama, sekaligus kaku dan sepi. Saya tidak bisa bilang ini adalah film yang bagus, bayangkan saja kalau anda menonton film horor hantu-hantuan tanpa suspense dan rasa penasaran tinggi. Kita pun tidak diajak untuk menelusuri jejak-jejak kenapa hantu ini bisa muncul. Yah... kalau zaman sekarang, kita lihat semua orang menggunkan internet untuk melacak, jadi di film ini hanya bisa menerangkan secara langsung.
Hal berikutnya yang menjadi masalah adalah munculnya beberapa adegan kekerasan dan nuditas yang muncul. Halo? Ini filmnya jadi rusak karena hal itu. Tau nggak? Saya rasa, entah mengapa adegan itu ada dan malah jadi lumayan lama. Saya menyatakan hal itu cukup mengganggu saya untuk bisa menonton dengan tenang. Saya sih mengharapkan film yang sopan, dan film ini menurut saya ingin menjual? Eh, saya juga tidak terlalu paham.
Siapapun yang melihat still ini akan mengira ini dari I Spit On Your Grave 3

Hei, saya memperhatikan, film ini rilis di 11-11-11. Kalau begitu setelah ini saya akan masukkan review film 11-11-11 deh. Jadi, rupanya banyak orang dari berbagai bidang yang mengincar tanggal tersebut ya? Tahun 2011 sepertinya menyenangkan untuk film horor. 

Setelah film mulai ditutup dengan twist, termasuk si Tom yang ternyata hantu dan sebagainya, saya mulai mengerutkan kening, saya mau putar kembali film ini tapi kok malas rasanya. Jadinya film ini agak memaksakan akhirnya, dengan meminta kepada penonton untuk mengerti bahwa akhirnya hantu itu memang bisa dilihat (dan tidak dipersepsikan berbeda oleh satu orang dengan orang lain). Ya, ya, seandainya saya lebih expect sama film ini, saya juga akan menyukai akhirnya (bahkan ke akhirnya yang bahagia itu, aneh sekali bisa melihat akhir bahagia dari film hantu, saya terpengaruh film Ju-On soalnya). Pribadi, saya kurang suka ending yang akhirnya menghubungkan antara si tokoh utama dengan apa yang dia investigasi, bagi saya itu jadi sesuatu yang mencoba memperbolehkan karena tidak bisa menemukan akhir yang lebih baik. Saya saja mengira kalau ternyata si Florence meninggal pas itu sekolah asrama masih rumahnya, namun ternyata tidak. Fiuh.. jadi lumayan sebel dengan akhir yang mencocokkan itu.

Menurut saya, film ini mempunyai linear yang sama dengan The Number 23, bilang saja kamu amnesia atau terkena motivated forgetting (tuh kan, muncul lagi istilah psikologinya), dan voila, jadilah sebuah misteri. Yah... setidaknya lebih baik daripada orang menyadari kalau dia sudah mati, formula The Sixth Sense yang diulang-ulang. Oke, keep working Inggris dalam menciptakan film-film horor! Saya lupa apa ya film horor Inggris yang bagus? Saya takut nanti mereka seperti Korea Selatan dalam pertempurannya dengan Jepang masalah horor, Korea Selatan muncul dengan film-film yang art dan menurut saya sangat banyak yang membosankan.
60%