Tampilkan postingan dengan label gore. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gore. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Juni 2016

[REVIEW] Alice, Sweet Alice (1976)

SINOPSIS

Alice Spages adalah seorang anak perempuan berumur 12 tahun yang sering menampilkan perilaku yang mengganggu sekitarnya. Sama sekali anak yang "gelap". Sementara itu, adiknya Karen begitu riang dan menjadi perhatian banyak orang dengan sikapnya yang baik, termasuk lebih diperhatikan ibunya, Catherine. Di hari Komuni Pertama Karen, Karen ditemukan terbakar di balik kursi gereja. Kecurigaan yang mengarah pada Alice, membuat Catherine dan mantan suaminya, Dominic "Dom", berusaha untuk mencari pembunuh sebenarnya. Dibantu dengan Pendeta Tom, pembuktian tersebut harus melewati banyak insiden berdarah. Semua bukti mengarah pada Alice, namun benarkah Alice pelakunya?

[REVIEW] Deadly Home (2015)


SINOPSIS

Anna baru saja kehilangan kakaknya yang mampu melindunginya dari segala situasi. Namun, ketakutannya untuk menginjakkan kaki di luar rumah membuatnya tak mampu menghadiri pemakaman Conrad. Ketakutan tersebut membuatnya bertemu dengan tiga orang yang tiba-tiba saja datang ke rumahnya, berniat untuk mencari uang yang dimilikinya. Sayang sekali, di balik ketakutan Anna, tersembunyi sebuah rahasia yang lebih dalam lagi. Rahasia yang lebih berdarah untuk diketahui.

Rabu, 18 Mei 2016

[REVIEW] Chillerama (2011)

SINOPSIS
Seorang petugas drive-in mencoba menyetubuhi mayat istrinya saat ia dipanggil untuk bekerja. Mayat istrinya menularkan padanya cairan ungu yang perlahan mengubahnya menjadi zombie. Sementara itu, sang pemilik drive-in Cecil Kaufman atau Mr.K (Richard Riehle) sedang menayangkan pertunjukan drive-in terakhirnya sebelum tempat itu dijual dengan menayangkan beberapa film. Ada Wadzilla yang berkisah tentang sperma seseorang yang membesar karena obat dan memangsa seisi kota, I Was a Teenage Werebear yang berisi seorang pemuda yang digigit sehingga menjadi werebear, dan harus melawan werebear lain yang suka memangsa orang lain. The Diary of Anne Frankenstein bercerita tentang Hitler yang mencoba membuat sebuah monster sebagai mesin perang dari jurnal milik kakek Anne Frank. Yang terakhir, di antara film terakhir Deathication mengenai kotoran, seluruh pengunjung drive-in yang memakan berondong jagung yang telah dicampur cairan ungu secara tak sengaja, berubah menjadi zombie dan Mr. K berusaha menumpas mereka semua, Zom-B-movie.

PERINGATAN: Mengandung konten yang kurang pantas untuk dibaca. Bagi yang berumur di bawah 18 tahun atau yang cukup normal, sangat dianjurkan untuk tidak menonton film ini ataupun membaca review-nya. Terima kasih.

Kamis, 20 Agustus 2015

[Quick Review] Starry Eyes (2014)

Well, it is embarrassing knowing that the updates depends to my college schedules. Seeing movies at holidays most likely correlates with intentions to giving some words about the movie I just watch. But, seemingly there's more of drafts in my list rather than actual published posts, so I thought, why I am so bothered with old-fashioned, depiction of review for all movies? How if I cut the formality crap and tell with different style? Probably, I am gonna use English as well, because recently it is so fun have yourself writing like a grammar fools. Here we go!

Starry Eyes

Synopsis
A woman named Sarah (Alex Essoe) is having her breakdown recently due abstinence of way to her dream become an artist. Her auditions mostly did not go well, she cannot force a happy dumb face in her part time as waitress in family restaurant, and most of her flatmates are dissing her obsessions. With a strange audition happened to a working title called The Silver Scream, an overjoyed Sarah starts experiencing hallucinations, towards a risky step into popularity, no matter what it takes.

Senin, 12 Januari 2015

[REVIEW]Wrong Turn 3: Left for Dead (2009)

SINOPSIS
Sekelompok anak muda yang melakukan rafting dibantai oleh Three Fingers, yang menyisakan seorang gadis bernama Alex (Janet Montgomery). Beberapa hari kemudian, sebuah bus penjara mengangkut sekawanan tahanan untuk ditransfer, mereka adalah Chavez (Tamer Hassan), Crawford (Jack Curran), Floyd (Gil Kolirin), Brandon (Tom McKay), dan Willy (Christian Contreras) yang merupakan agen samaran untuk mengeruk informasi dari Chavez. Dijaga oleh beberapa orang polisi, yakni Nate (Tom Frederic), Walter (Chucky Venn), dan Preslow (Mike Straub), mereka melewati jalan pintas untuk mempercepat perjalanan, yang kemudian dicelakai oleh sekawanan mutan. Setelah para tahanan berhasil membalik keadaan, mereka bertemu Alex. Di tengah penyanderaan dan kejaran mutan, mereka juga bertemu dengan truk pengangkut uang yang sudah hancur. Hal tersebut justru memperlambat jalan mereka, yang mungkin membuat mereka tak bisa keluar dari hutan untuk menikmati uang tersebut hidup-hidup.

[REVIEW]Wrong Turn 2: Dead End (2007)

SINOPSIS
Acara reality show baru bertemakan survival tengah syuting untuk episode plot mereka. Bertajuk Apocalypse yang diproduseri oleh Mara (Alleska Palladino) dari ide sang pacar, M (Matthew Currie Holmes), syuting akan berada di sebuah hutan terpencil di West Virginia. Acara tersebut dipandu oleh mantan kolonel AL Amerika Serikat, Dale Murphy (Henry Rollins), serta yang menjadi kontestan adalah Elena (Crystal Lowe), Jonesy (Steve Braun), Amber (Daniella Alonso), Jake (Texas Battle), dan Nina (Erica Leerhsen). Setelah menanti Kimberly (yang memainkan dirinya sendiri), yang sudah dibunuh sebelumnya, maka posisi Kimberly digantikan oleh Mara. Acara yang berjalan ternyata tak seperti yang diharapkan, karena sekawanan mutan kanibal kini telah memilih target dengan baik, untuk disiapkan menjadi makan malam mereka.

Minggu, 11 Januari 2015

[REVIEW]Wrong Turn (2003)


SINOPSIS
Chris Flynn (Desmond Harrington) sedang terburu-buru untuk menghadiri suatu wawancara pada malam nanti, sehingga di tengah kemacetan jalan raya, ia memutuskan untuk mengambil jalan pintas yang bernama Mount Bear Road. Mengambil jalan kecil dan kurang tertata, serta karena kurang hati-hati membuatnya menabrak mobil sekelompok orang yang berniat mengadakan camping yang berhenti di tengah jalan, mereka adalah Jessie (Eliza Dushku), Carly (Emmanuelle Chiriqui) dan tunangannya Scott (Jeremy Sisto), serta pasangan lain Evan (Kevin Zegers) dan Francine (Lindy Booth). Mobil mereka berlima berhenti di tengah jalan karena ban mereka tergulung kawat berduri. Berniat mencari pertolongan, mereka berenam tidaklah sadar bahwa saat mereka mengambil belokan tersebut, itu adalah kesalahan fatal yang berujung pada akhir yang berdarah.

RATING
MPAA rating is R for strong violence and gore, some language and drug use

Selasa, 21 Januari 2014

[REVIEW] Hatchet III (2013)

SINOPSIS
Marybeth Dunston (Danielle Harris) menghancurkan wajah Victor Crowley (Kane Hodder) lewat kapak dan shotgun, yang dilengkapi dengan pembelahan tubuh yang dilakukan oleh gergaji mesin. Potongan kepala Victor Crowley dibawa Marybeth ke stasiun polisi bersama shotgun, membuat para polisi dipimpin Sheriff Fowler (Zach Galligan) menangkapnya. Cerita Marybeth tak dipercaya, tentu saja, tetapi bukti semakin kuat kala paramedis dan polisi menemukan mayat-mayat di Honey Island Swamp. Polisipun, termasuk sang Sheriff ikut terjun ke sana. Saat kepergian itu, Marybeth ditemui seorang jurnalis mantan istri Sheriff Fowler, Amanda (Caroline Williams) yang terobsesi pada penelitian mengenai eksistensi Victor Crowley. Setelah mendesak Deputi Winslow (Robert Diago), Marybeth diwawancarai Amanda, yang memberikan sebuah fakta bahwa Victor Crowley adalah repeater, yang sekalipun ia mati, pada esok malamnya ia akan bangkit lagi. Satu-satunya harapan adalah mempertemukan Victor Crowley pada sang ayah yang kini sudah mati.

Sementara itu, di Honey Island Swamp, Victor Crowley bangkit kembali di kapal paramedis yang mengangkut mayatnya. Iapun kembali membunuh semua orang, dan tim SWAT yang dipimpin oleh Hawes (Derek Mears) berusaha memburu Victor Crowley. Berkat bujukan Amanda, Deputi Winslow mengantarkannya dan Marybeth untuk menemui sepupu Victor Crowley yang mempunyai abu Thomas Crowley, Abbott McMullen. Pada saat seperti itu, Marybeth tak punya jalan lain untuk selamat kecuali menyerahkan abu itu pada Victor Crowley secara langsung, untuk mengakhiri rentetan kejadian berdarah di Honey Island Swamp.

[REVIEW] Hatchet II (2010)

SINOPSIS
Marybeth Dunston (Danielle Harris) berhasil selamat dari cengkraman Victor Crowley di rawa dan diselamatkan oleh orang tua aneh yang tinggal di Honey Island Swamp itu, John Cracker. Ketika John mengetahui bahwa Marybeth adalah anak Samson Dunston, ia langsung mengusirnya keluar, memberinya petunjuk bila ingin mengetahui tentang apa yang sebenarnya terjadi, bertanyalah pada Reverend Zombie (Tony Todd) yang mengelola sebuah toko voodoo.

Di kota, Marybeth mendapat cerita tambahan tentang legenda Victor Crowley dari Zombie. Ternyata ayahnya, pamannya, dan seseorang bernama Trent-lah yang telah melemparkan petasan ke rumah Victor Crowley. Victor Crowley sebenarnya hasil dari hubungan Thomas dan perawat sang istri yang menderita kanker. Ketika sang istri meninggal, ia melancarkan kutukan kepada anak yang dikandung perawat itu. 

Akhirnya, Lewat sebuah ancaman melaporkan Zombie tentang tur rawanya yang ilegal, Zombie mau mengantarkan Marybeth untuk membawa mayat ayah dan kakaknya, asal ia mau membawa pamannya turut serta. Setelah menjebak para pemburu dengan iming-iming uang, akhirnya Marybeth, sang paman Bob (Tom Holland), Zombie, kakak Shawn, Justin, dan sekelompok pemburu termasuk Trent masuk ke rawa itu untuk memastikan daerah itu aman dan tambahan bila berhasil mendapatkan kepala Victor Crowley.

Rencana Zombie ternyata berbeda dengan apa yang dipikirkan Marybeth yang bermaksud ingin membunuh Victor Crowley, sementara itu sesuai yang diinginkan kala malam tiba, semua orang terpencar dan tentu saja, kali ini Victor Crowley akan kembali.

[REVIEW] Hatchet (2006)

SINOPSIS
Pada perayaan Mardi Gras, Ben dan Marcus berniat mengikuti sebuah tur rawa berhantu yang terletak di kawasan itu, di New Orleans. Tur malam hari itu ternyata cukup ramai, ada Shapiro pembuat film softporn dan aktrisnya Misty dan Jenna. Bersama itu ada pula suami istri Jim dan Shannon Permatteo juga seorang perempuan yang diam bernama Marybeth. Dilengkapi dengan sang pemandu Shawn yang belum begitu berpengalaman, mereka pergi menelusuri rawa tersebut.

Di tengah rawa, kapal mereka tenggelam dan membuat mereka harus mendarat, tepat di depan rumah Victor Crowley. Menurut legenda lokal, ia adalah anak dengan fisik yang kurang sempurna sehingga tubuhnya dianggap mengerikan oleh orang lain. Ia dan ayahnya Thomas tinggal di tengah rawa itu. Pada malam Halloween, anak-anak yang iseng melemparkan petasan yang berubah menjadi api yang membakar kediaman Crowley. Sang ayah mencoba membuka pintu itu dengan kapak, namun tak tahu kalau sang anak tengah bersandar di pintu itu. Victor pun mati dalam kecelakaan tersebut. Setelah sang ayah mati, mulai banyak orang yang menghindari rawa itu hingga secara resmi ditutup. Banyak yang mengatakan di hari kematiannya, ia akan membunuh siapa saja yang mendekati rumahnya, masuk ke rawanya.

Marybeth yang membawa pistol untuk mencari keberadaan kakak dan ayahnya yang hilang di rawa itu bersama dengan seluruh peserta tur, akan menghadapi tur paling menakutkan dalam hidup mereka.

Sabtu, 18 Januari 2014

[REVIEW] You're Next (2011)

SINOPSIS
Erin dan kekasihnya Crispian pergi menuju sebuah rumah besar terpencil di Missouri milik ayah Crispian, Paul dan Aubrey Davidson. Kunjungan ini sebenarnya adalah reuni yang direncanakan oleh keluarga Davidson untuk memperingati hari ulang tahun perkawinan orangtua mereka. Bersama Erin dan Crispian, datang pula kakak Crispian, Drake dan istrinya Kelly, serta adik mereka Felix dan kekasih Felix, Zee, dan si bungsu yang baru kurus, Aimee serta sang kekasih Tariq. Menghindari segala argumen yang ada, mereka berkumpul untuk makan malam. Saat itu, di tengah pertikaian yang tiba-tiba muncul di tengah makan malam, kepala Tariq ditembus oleh panah crossbow. Pembunuhan itu menjadi awal serangkaian pembunuhan yang dikarenakan beberapa orang bertopeng. Dalam semua kepanikan, tak diduga Erin mulai membalas dendam pada para pembunuh itu dengan berbekal keahliannya dari masa kecil yang unik, yakni terlatih untuk hidup dalam bahaya.

Rabu, 01 Januari 2014

[REVIEW] Body Bags (1993)

SINOPSIS
Setiap mayat punya cerita tersendiri, ada yang meninggal dengan serangan jantung, ada yang meninggal dengan komplikasi organ dalam, dan ada pula yang meninggal dalam tidur. Lantas, apa cerita yang terdapat pada kantung mayat? Apabila mayat-mayat yang "normal" hanya ditutupi dengan selembar kain putih, kantung mayat berasal dari kematian-kematian yang "tak normal". John Carpenter (Halloween) dan Tobe Hooper (The Texas Chainsaw Massacre), akan menceritakan bagaimana mereka semua berasal, dari pom bensin, dari sebuah dokter penumbuh rambut, dan dari donor mata misterius.

Rabu, 18 Desember 2013

[REVIEW]The Seasoning House (2012)

SINOPSIS
Balkan, 1996. Angel (Rosie Day) adalah seorang gadis yang tuli bisu yang diculik dari perang sementara sang ibu dibunuh. Dengan tanda lahir yang membuat wajahnya kurang menarik dan disabelnya, membuat ia disisihkan dari gadis-gadis lain yang dipaksa menjadi pelacur bagi rumah prostitusi milik Viktor (Kevin Howarth) yang menyediakan rumah tersebut bagi para tentara yang menginginkan kepuasan. Angel, sesuai dengan nama yang diberikan Viktor untuknya, menjadi pembantu Viktor yang mengurus segala persiapan gadis-gadis sebelum "bertugas". Setelah bertemu dengan seorang gadis bernama Vanya yang bisa bahasa isyarat, Angel mulai merasakan kehidupannya berarti, hingga ia menyaksikan sendiri Vanya diperkosa dengan brutal dan Angel bertemu dengan rombongan tentara yang diketuai oleh orang yang dulu membunuh ibunya. Tanpa perkataan untuk mencurahkan emosi dan kemustahilan untuk kabur, Angel berusaha membalas dendam ketika ia mengetahui ada jalan lewat celah-celah rumah itu.

Minggu, 15 Desember 2013

[REVIEW]Open Grave (2013)


SINOPSIS - Seorang pria terbangun di sebuah kuburan terbuka berisi mayat-mayat. Ia pergi dari tempat itu dengan bantuan seorang wanita Asia yang tak bisa berbahasa Inggris. Mereka berkumpul di sebuah rumah bersama tiga orang lain yang tak mengingat apapun. Pada akhirnya, lewat serangkaian saksi-saksi bisu, mereka harus memecahkan siapa mereka sebenarnya, dimana mereka berada, dan mungkin... apakah mereka bisa tetap bertahan hidup atau tidak...

Sabtu, 14 Desember 2013

[REVIEW]Air Terjun Pengantin Phuket (2013)

Sinopsis
Sejak tragedi di Pulau Pengantin dua tahun yang lalu, Tiara (Tamara Bleszynski) pindah ke Thailand untuk menyepi dan mendalami Thai Boxing dan membuka bar bareng temannya Lea (Laras Monica). Kemudian, datanglah Alan (Darius Sinathrya) bersama keponakannya dan teman-temannya. Seusai berlibur di Phuket, mereka memutuskan untuk berlayar ke sebuah pulau di luar Thailand yang masih perawan, ditawarkan oleh lelaki Indonesia yang tinggal di Thailand. Sesampai disana, Tiara merasa janggal dengan nama pulau dan segala ingatan yang kembali seperti dua tahun yang lalu. Dan korban pun berjatuhan…

[REVIEW]Suspiria (1977)

Sinopsis
Suzy Bannion masuk ke sebuah akademi balet di daratan Eropa. Hijrahnya dari Amerika menuju Eropa disambut oleh peristiwa pembunuhan sadis terhadap seorang siswi di akademi itu. Perlahan, di tengah mimpi buruk dan teror, Suzy harus sendirian memecahkan apa yang sebenarnya dilakukan oleh guru-guru setiap malam…

Blood: The Last Vampire (2000)

SINOPSIS
1966. Saya, seorang gadis pemburu chiropterate, makhluk seperti kelelawar yang bisa menyamar jadi manusia, memburu mereka hingga di sebuah sekolah dekat airbase Amerika Serikat di Jepang.

RATING
Suggested rating is R for strong bloody violence/gore

REVIEW
Ternyata inilah film yang menjadi cikal bakal franchise Blood menjadi manga, anime, dan film live-action. Film yang tidak saya sangka berdurasi 48 menitan ini (atau 50 menit menurut Wikipedia), menceritakan begitu singkat tentang apa yang sebenarnya terjadi di film ini.

Kita langsung disuguhkan tentang Saya yang membunuh seorang lelaki yang dikira chiropteran, ini kayak setan yang entah makannya apa, tapi digeneralisasikan sebagai vampire. Saya juga termasuk ke dalam chiropterans ini tapi dia gak bunuh manusia. Memang sayanya yang kurang paham atau bagaimana, pokoknya Saya ini orang yang misterisu dan seterusnya.
Setelah kesadisan (yang gak terlalu kelihatan juga), kita langsung diseret ke Saya yang memburu makhluk itu sisanya. Ada pula dihadirkan sedikit subplot ia mencari pedang yang baru. Kita tak pernah diperkenalkan, apa organisasi mereka, apa asal-usul Saya, apa dan apa terus mengalir di benak saya selama film singkat ini berlangsung. Intinya, saya jelas menginginkan sekuel dari anime yang lumayan sadis ini.

Animasinya bagus dan keren, ini merupakan film 2000 yang cukup tinggi kualitasnya, mungkin anda bakal mengingat Highschool of the Dead yang porno itu, tetapi film ini lebih serius dan menyenangkan untuk diikuti. Kita bahkan tidak melihat apa tujuan chiropterans itu berkeliaran, dan mengapa mereka kabur, ahhh, lagi-lagi pertanyaan. 
Untuk ukuran sebuah film anime, jelas film ini sangat mumpuni, ia langsung serius tanpa pembukaan. Seakan, kita hanya melihat sekilas dari hidup Saya. Sedikit potongan dipinjam untuk diputar dan disebarluaskan, dan hanya itu yang tersisa. Saya juga menyukai adanya peran Makiho yang menjadi side kick yang tak disadari. Seandainya saya menonton film ini lebih cepat.

Suguhan kesadisan yang diberikan sangat cepat dan memang kekhaasan anime yang saya rasakan, mereka tidak terlalu frontal dalam memberikan gore. Misalnya, saat Saya memotong Linda, kita cuma diberikan sedikit brief tentang tubuh Linda yang dipotong. Adegan slaying paling jelas cuma satu, yakni ketika Saya baru mendapatkan pedang dan langsung SYAT! memotong tubuh si setan (saya agak sebel mau nulis nama itu, sudah susah dihapal, harus italik lagi). 

Film ini merupakan film yang terkenal, namun bagi saya film ini ya.. biasa saja karena saya mulanya terbiasa dengan film anime zaman sekarang yang grafisnya lebih bagus. Film ini sayangnya, walaupun mempunyai original screenplay dan mencapai kesuksesan, kenapa tidak diadakan lagi sekuelnya? Film 48 menit!! Siapa yang mau menonton segitu pendeknya?? Maka itu banyak spin-off nya. Apa ya salah satu film yang kayak begini juga? Yang cuma sekali tapi banyak influence-nya? Kayaknya film zaman dahulu sering, tuh.

Satu lagi, saya cukup heran ternyata tokoh Saya di sini tidak terlalu cantik, maksudnya ketika saya melihat preview dari film live-action-nya, saya mengira film ini buat yang seifuku-fetish (suka sama seragam-seragam gitu, coba nonton MV Nogizaka46, Barette). Ternyata, di film ini bahkan kita sama sekali tidak melihat nuditas atau apapun, terlebih karena tokoh Saya juga dibawa ke elemen serius dan tidak ada bercandaan, mungkin sedikit. Jelas inilah mungkin salah satu dari beberapa film di Jepang yang terlalu serius dengan karyanya sehingga tak memberikan fan service sama sekali. Aplaus kalau begitu, di antara film Jepang sekarang yang...
75% (15% sisanya karena durasi yang terlalu pendek)

Jumat, 13 Desember 2013

Quarantine 2: The Terminal (2012)

SINOPSIS                                                                             Penerbangan yang dilewatkan oleh sebuah rombongan suster menjadi sebuah mimpi buruk bagi penumpangnya. Setelah amukan seseorang yang tergigit tikus berhasil dipadamkan, mereka disuruh mendarat di sebuah bandara dimana terminalnya sudah ditutup dan dikarantina. Pada malam yang sama dimana Angela diseret menuju kegelapan, pada malam yang sama dimana virus ganas menyebar, kau akan berharap akan melewatkan penerbangan ini.

RATING
R for bloody horror violence, terror, language and brief sexual content

REVIEW
Setelah lihat di Wikipedia, kok disana ada link ke sebuah film berjudul Flight of the Dead yang nyaris sama ceritanya. Saya masih nggak punya ide kenapa ada link itu dan maksudnya apa. Apakah karena ceritanya sama? Exorcist: The Beginning sama Dominion: Prequel to the Exorcist saja tidak segitunya.
Ciuman yang menggetarkan dunia perfilman

Dibawa pada penerbangan kali ini, kita masih menemukan beberapa adegan klasik. Yang saya heran masih menjangkiti perfilman horror Amerika adalah beberapa adegan standar, salah satunya adalah adegan hei-kamu-nggak-papakan? Yang sudah saya liat di um…. 100 film terakhir? Kayaknya horor sudah mulai menjadi mengerucut, kayaknya tata cara penampakan film Indonesia perlu diadaptasi, deh. Adegan hei-kamu-nggak-papakan? Itu maksudnya pas si pemerannya ingin mengecek apakah lawan mainnya yang tergeletak atau diem ini baik-baik saja atau enggak. Yah, seperti yang sudah diduga ketika tangannya bergerak lebih jauh (apaan nih, maksudnya?) si lawan mainnya jeger! Bangun tiba-tiba sambil memegang tangan si pemerannya atau lawan mainnya bergerak, atau…. Nggak ada apa-apa (tapi masih dapet bonus scoring menyeramkan beberapa saat).

Saya sih tidak terlalu peduli sama langkah pengambilan gambarnya yang berganti dari found footage jadi kamera biasa, sama-sama menyebalkannya. Saya masih ingat nonton Insidious di bioskop yang bukannya menyodorkan si pemerannya untuk dikagetin duluan, eh, malah kameranya jalan duluan. Asem! Nanti masih mau mencoba dengan yang sekuelnya dan The Conjuring. Saya memang kurang suka dengan Saw yang ikonik itu, tapi saya sangat suka film-film ala Dead Silence. Itu gelap dan klasik. Loh, kok ngelantur ke film yang lain??
 
Ketika sudah berada di terminal, semuanya mulai kehilangan tujuan (nah, begitu juga penontonnya) tapi segera muncul kembali harapan-harapan dengan adanya jalan keluar. Bisa dibilang tidak ada yang baru yang bisa ditawarkan oleh film ini. Semuanya terlihat sama. Mungkin yang bagus adalah adegan pas di dalam truk itu. Sama yang deg-degan itu ketika si cowok yang bawa-bawa tikus itu sudah mengungkapkan dirinya adalah bagian dari si sekte. Terus dia suntik matanya!!!!! Arghhhhhh!!!! Sumpe lo? Sumpe lo? Gara-gara film ini saya jadi sering lepas earphone dan membiarkan sedikit suaranya mencak-mencak dari kejauhan. Hihihi, cuma menikmati gambarnya saja. Dari awal, banyak karakter-karakter yang bikin kasihan, tapi namanya juga film beginian, lama-lama sebenarnya kita nggak terlalu peduli siapa yang bakal selamat. Biasanya, yang dipedulikan adalah: setidaknya ada yang selamat. Nah, setidaknya film ini berhasil memancing saya untuk terus menonton hingga akhir tanpa mengintip akhirnya yang telah tertulis di Wikipedia. Hingga akhirnya, ketika si ceweknya ngos-ngosan, endingnya jadi makin pasti. Yang saya yakin memang salah satu di antara dua orang ini akan selamat, dan dengan resminya digigit, maka sudah bisa diputuskan siapa yang masih tetap bertahan hidup.
 
Adegan akhirnya, cukup aneh. Binatang-binatang itu berhasil keluar. Kalau di akal sih nggak masuk banget, soalnya si tikus itu begitu jauhnya dari lokasi ketika ia berkeliaran dan ia muncul setelah si cowoknya pergi.

Oh! Kelupaan. Ada saat-saat dimana mereka tengah dikejar-kejar, saya kok ngerasa mereka begitu mudah ditarik untuk mempercepat bagian akhirnya. Jadinya, saya nggak bisa konsen tentang berapa orang yang ada di film ini. Saya sih akhirnya cuma bisa lihat empat orang yang main. Yang lainnya cuma tempelan saja. Padahal, di pesawat sudah terbangun mood ingin menonton bagaimana akhirnya si ini, si itu. Film ini dengan cepat melupakan mereka.
 
Alhasil, film ini merupakan sebuah film yang tensinya sama seperti presedornya. Keduanya menurut saya bagus. Tapi disini, kita nggak dapat sesuatu yang baru dari genre ini. Tidak untuk mengembangkan cerita Quarantine juga. Jadi, tonton saja dengan tenang dan jangan pernah menutup mata anda. Hihihi….


70%